Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Donasi

Status Paket Ditahan Sementara Karena Salah Penyortiran atau Salah Kirim, Tenang! Ini Langkah yang Harus Dilakukan

Halo Sobat Mazyanto dimanapun berada semoga kalian sehat dan selalu di beri kelancaran dalam segala urusan amin. Baiklah teman teman kali ini mazyanto akan membahas artikel tentang urusan belanja online ya hehe.

Mungkin buat teman teman semua sudah tidak asing lagi dengan yang namanya belanja online ya,  saya kira pasti tau semua hehe apalagi para ibu ibu pasti dah pada paham kalo urusan shoping dan belanja.

Nah kira kira teman teman semua sering belanja dimana ya? Apa masih sering ke pasar? Eittss kalo say amah sekarang udah males kalo harus kepasar, capee iyaa, banyak debu juga iyaa hehe pokoknya melelahkan kalo harus kepasar trus.

Eh untung jaman udah canggih ga perlu kepasar lagi tinggal duduk manis sambil scroll hp besok barang udah datang, yah itulah yang namanya belanja Online.

Berbicara belanja online tentu sudah tidak asing lagi, apalagi dikalangan ibu ibu gaul ya hehe, saat ini banyak sekali marketplace yang menyediakan jasa lapak penjualan seperti Buka Lapak, shopee, Lazada, tokopedia, blibli, dan masih banyak lagi yang lainya.

Ternyata semakin berkembangnya marketplace  juga memberikan peluang bagi para pengusaha expedisi untuk berebut dan bekerja sama dengan para marketplace tersebut, kita tahu saat ini sudah banyak sekali jasa jasa expedisi pengiriman barang secara online  yang dikirim dari toko online dan dikirim ke tangan pelanggan atau konsumen secara langsung seperti JNT, JNE, Ninja, Sicepat, Grab, Go send, dan bahkan baru baru ini ada shopee expres.

Shopee expres ini sendiri  kita tahu merupakan salah satu cabang shopee itu sendiri yang  selain selain pemilik lapak juga ternyata sekarang bertambah ke jasa pengiriman barang itu sendiri.

Nah proses pengiriman biasanya bisa kita lacak dengan menggunakan resi secara realtime yang diberikan oleh pihak exspedisi tersebut, apa saja yang dapat kita lacak?  Ini dia rincian yang bisa kita lacak.

1. Mulai dari pengemasan barang atau packing tentu saja bisa kita ketahui melalui aplikasi

2. Paket yang telah diserahkan kepada kurir untuk dibawa ketempat penampung sementara / drop point setelah itu di sortir.

3. Kemudian paket akan dikirim ke gudang penampung kota setempat dan akan dilanjutkan menuju kota tujuan.

4. Dari tempat tujuan juga akan dikirim menuju drop point  dan kemudian disortir oleh pihak kurir dan kemudian untuk dikirim menuju ke tangan pelanggan.

Apakah hal tersebut selalu lancar tanpa ada kendala? Jawabanya tidak, karena terkadang juga terjadi masalah seperti :

1. Paket salah dikirimkan atau salah penyortiran sehingga paket kami tahan untuk itu hubungi pihak exspedisi.

2. Paket anda kami tahan karena jam operasional drop point sudah lewat

3. Terjadi kesalahan kode pengiriman (TLC)

4. Paket telah diterima, namun nyatanya paket belum datang.

5. Terjadi salah penyortiran atau salah kirim


Nah jika hal ini terjadi pada kalian tentu akan sedikit cemas bukan, apalagi jika paket yang kita beli seperti HP, laptop dan barang berharga lainya. Pastinya akan was was dan jantungan bukan.

Nah untuk itu mari kita pelajari dari permasalah permasalahan tersebut diatas.

1. Terjadi kesalahan penyortiran atau pengiriman barang sehingga disarankan untuk menghubungi pihak jas pengirim / exspedisi.

Hal ini jarang terjadi namun bisa saja terjadi karena yang bekerja manusia bukan mesin artinya dikerjakan secara manual, terkadang ada kesalahan penyortiran / pengiriman sehingga tujuan awal ke  kota A ini malah sampai ke Kota B. namun hal ini tidak perlu dikawatirkan akan paket kalian yang teman teman, karena meskipun salah pengiriman pihak exspedisi akan mengembalikan ke drop point awal untuk kemudian dikirimkan lagi menuju tempat yang utama. Hanya saja waktu pengiriman yang semakin lama, untuk masalah paket bisa dipastikan aman.

2. Melewati jam operasional drop point

Setiap drop point memiliki waktu dan jam kerja  jadi jika hal ini terjadi  maka jangan kawaatir karena kita cukup tunggu sampai hari esok, biasanya karena tempat drop point sudah tutup mangkanya akan diproses hari berikutnya.

3. Terjadi Kesalahan Kode pengiriman (TLC)

Hal ini bisa saja terjadi karena memang terjadi karena adanya kesalahan dari pihak exspedisi itu sendiri. Biasanya hal ini adanya kesalahan penginputan resi  di drop point  sehingga kode area tidak bisa ditemukan.

4. Status paket telah diterima

Statusnya  sudah diterima namun nyatanya paket belum sampai ditangan? Jangan kawatir jika hal ini terjadi karena paket kalian sudah dibawa kurir, hanya saja mungkin karena belum memberikan  ke kalian mungkin bisa jadi terkendala jalan, cuaca buruk, kendaraan bermasalah atau yang lainya.  Namun biasanya juga si kurir akan memberi  tahu kan alas an kenapa tidak diantar antar. Jadi cukup tunggu saja.

Dari penjelasan diatas pernakah kalian mengalami hal tersebut diatas teman teman?  jika pernah! Jangan kawatir, karena jika kelian membeli melalui aplikasi maka pasti aman, dan jika tidak sampai pun uang kita masih bisa di refund, jadi tidak akan hilang.

Untuk itu sebelum melakukan pembelian alangkah baiknya dilihat terlebih dahulu rating toko, kemudian penilan orang orang yang pernah membeli sebeumnya, kemudian gambar gambar ulasan para pembeli sehingga  terhindar dari oknum yang melakukan kecurangan. Karena yang namanya market online kita tidak tahu siapa penjual dan dimana penjual, maka jadilah pembeli yang pintar dan saling memahami sehingga ketika ada kesalahan tidak langsung menyalahkan kurir dan seller.

Sebagai contoh saya lampirkan gambar pelacakan paket:

Status Paket Ditahan Sementara Karena Salah Penyortiran atau Salah Kirim, Tenang! Ini Langkah yang Harus Dilakukan


paket ditahan karena salah sortir dan salah kirim, ini solusinya




Itu saja sedikit penjelasan dan pengalaman dari mazyanto,  semoga sedikit informasi tentang Status Paket ditahan Sementara Karena Salah Penyortiran atau Pengiriman ini bermanfaat. Terimakasih salam bahagia.

 


Posting Komentar untuk "Status Paket Ditahan Sementara Karena Salah Penyortiran atau Salah Kirim, Tenang! Ini Langkah yang Harus Dilakukan"